San Diego Hills; Bukti Kebodohan Orang Kaya

Kompleks pemakaman San Diego Hills – Kerawang  merupakan lokasi pemakaman elit, selain menyediakan tempat penguburan yang enak dengan pemandangan perbukitan, taman dan pohon yang rindang, juga dilengkapi fasilitas rekreasi, tempat jogging dan kolam renang (tentu saja diperuntukkan buat yang hidup, bukan untuk si mayit yang ada dalam kubur). Pengelolanya beralasan bahwa tempat tersebut bisa mengubah pandangan orang tentang pemakaman sebagai suatu lokasi yang suram, menyedihkan, seram, dll menjadi tempat yang enak dipandang, indah dan segar. Untuk itu calon penghuninya harus merogoh kocek mulai dari ratusan juta sampai milyaran untuk bisa tercatat sebagai ‘penghuni kompleks’.

Sekarang kita coba menyelami, apa sebenarnya alasan orang-orang untuk mau membeli kapling bagi ‘masa depannya’ disana..??. Seorang artis menyatakan bahwa dia menginginkan kemudahan kelak ketika mati, sudah ada tempat yang layak, dan sudah ada pihak yang mengurus dari A sampai Z. Ini terasa sangat aneh karena kalau si artis sudah mati kelak, semua urusan tersebut bukan lagi menjadi kerjaannya, bahkan pernyataan tersebut hanya merupakan alasan yang dicari-cari, siapa bilang kalau dikubur dipekuburan biasa, urusan tidak menjadi mudah dan tidak ada pihak yang mengurus..?? Sekarang ini anda dengan gampang bisa menjadi anggota suatu yayasan kematian dengan membayar hanya puluhan ribu rupiah, dan ketika ‘sudah sampai waktunya kelak’ pihak keluarga tinggal menelepon pengurus yayasan tersebut untuk mengurus segala ‘keperluan’ anda. Kalau dikatakan anda khawatir kelak dipekuburan umum anda akan digusur, maka dengan uang ratusan juta rupiah tersebut anda bisa membeli kaplingan tanah dipinggir kota untuk membuat lokasi pekuburan keluarga yang tidak akan bisa diganggu-gugat.

Kalau dilihat fasilitas yang disediakan dikompleks pemakaman San Diego Hills tersebut, semuanya jelas diperuntukkan buat pihak keluarga yang masih hidup, bukan untuk si mati. Sudah jelas bagi si mayit tersebut beda lagi ‘fasilitas’ yang sudah ditetapkan Allah di alam kuburnya, tergantung amalannya selama di dunia. Kalaulah bisa mengetahui dan bereaksi tentang kelakuan orang yang masih hidup, dapat dibayangkan bagaimana perasaan si mayit dalam kuburnya ketika melihat keluarga yang datang ke kompleks pemakaman sedang asyik jogging, berenang dan ketawa-ketiwi berekreasi memanfaatkan segala fasilitas yang sudah disediakan oleh si pengelola.

Maka satu-satunya alasan orang mau dimakamkan disana hanyalah karena kebodohan, tidak memahami apa yang akan diterimanya dialam kubur kelak berdasarkan informasi yang disampaikan dalam Al-Qur’an dan hadits. Lalu pihak pengelola mampu melihat peluang dari kebodohan orang-orang berduit ini, dan terciptalah kompleks pemakaman model San Diego Hills..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s