Kafir, atau ‘hanya’ Muslim yang berdosa..

Dosa didefinsikan sebagai suatu perbuatan yang bertentangan dengan aturan Allah, tidak mengerjakan apa yang diperintahkan, atau sebaliknya mengerjakan apa yang dilarang. Anda tidak menjalankan shalat wajib 5 waktu, tidak puasa Ramadhan, tidak mengeluarkan zakat padahal sudah memenuhi persyaratan..?? itu namanya dosa, atau anda meminum khamar yang memabukkan, makan babi tidak dalam keadaan terpaksa, berzina, ngomongin tetangga..?? itu juga dosa. Masalahnya, bagaimana cara mengukur segala dosa tersebut sehingga membuat kita terjerumus kepada kekafiran..??

Silahkan  didalami hati anda sendiri, apa sebenarnya alasan yang mendasari perbuatan dosa yang anda lakukan tersebut, karena bisa jadi bentuk perbuatannya sama, namun karena dasarnya berbeda maka anda bisa menetapkan diri anda sendiri apakah sudah kafir atau tidak. Dua orang yang sama-sama tidak mengerjakan shalat punya dasar yang berbeda, yang satu bilang :”Saya percaya kepada Allah dan nabi Muhammad, bahwa Dia memerintahkan shalat wajib 5 waktu untuk menyembah-Nya, tata-caranya dicontohkan oleh Rasulullah, saya yakin itu memang kebenaran yang datang dari Allah. Tapi gimana yaa.., saya sibuk dan sering tidak punya waktu, lagipula sering malas mengerjakannya”, maka anda termasuk Muslim yang berdosa. Orang yang lain menyampaikan alasan :”Saya ini Muslim, saya mengikrarkan shahadat, saya tidak shalat karena memang tidak percaya perintah tersebut datang dari Allah. Memang sih tercantum dalam Al-Qur’an, tapi saya meyakini Al-Qur’an tersebut hanya karangan Muhammad sekalipun dia mendapat ilham dari Allah. Perintah shalat yang disampaikannya merupakan aturan yang terkait dengan kehidupan Arab jaman dulu, sekarang sudah kedaluarsa dan tidak sesuai lagi dengan perkembangan jaman..”, maka sekalipun anda berteriak-teriak di depan umum mengucapkan kalimat shahadat, anda termasuk kafir.

Continue reading

Advertisements