‘Ulama ; orang berilmu yang hanya takut kepada Allah..

Pada suatu kesempatan memberikan ceramah, ustadz Athian Ali dari Bandung bercerita soal ulama. Katanya istilah ‘ulama merupakan bentuk jamak dari kata ‘alim, artinya : orang yang berilmu, dalam istilah ini yang dimaksud dengan ilmu, tidak terbatas hanya kepada ilmu agama saja tapi semua ilmu, tidak peduli apakah itu ilmu yang baik atau buruk, ilmu putih atau hitam. Ketika sekumpulan orang-orang berilmu, atau ‘alim tersebut berkumpul, maka kelompok tersebut dinamakan ‘ulama. Jadi kalau serombongan ahli copet atau maling berkumpul maka mereka sudah berhak dipanggil dengan ‘ulama, kumpulan orang berilmu copet atau maling. Lalu kelompok maling tersebut membuat suatu organisasi, wadah tempat mereka melakukan kegiatan, ada ketua dan sekretaris, pakai AD/ART dan program kerja, kita akan menyebutnya dengan majelis, yaitu organisasi tempat berkumpulnya ‘ulama, para ahli copet/maling tadi. Dan karena perkumpulan tersebut didirikan di Indonesia, tidak ada salahnya kalau kemudian organisasi tersebut diberi judul Majelis ‘Ulama Indonesia, disingkat dengan MUI, sudah sah menurut arti kata dan bahasanya.

Lelucon tersebut disampaikan ustadz Athian disekitar tahun 80’an, ketika beliau masih muda, terkenal dengan ceramah yang ‘menyikut’ kiri-kanan. Kebetulan ketika itu disampaikan dimasjid Istiqomah – Bandung, lokasinya pas di sebelah kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) – Jawa Barat, pengurusnya diisi oleh para ulama senior. Saya tidak tahu apa kejadian selanjutnya, soalnya ceramah beliau disampaikan lengkap dengan pengeras suara sehingga terdengar kemana-mana.

Continue reading

Advertisements