Mencatut al-jamaah; satu-satunya golongan yang masuk surga..

Hadits ini sangat populer terutama dikalangan kelompok yang punya ‘hobby’ mengkafirkan golongan Islam lain yang bukan termasuk anggota kelompoknya, bahwa Rasulullah mengatakan kelak umat Islam terpecah menjadi 73 golongan (dalam hadits lain disebut 72 atau 71) dan hanya 1 golongan yang bakalan masuk surga. Dalam banyak jalur periwayatannya (sekurangnya ada 15 jalur) menyatakan kelompok yang masuk surga disebut beliau sebagai ‘al-jamaah’. Dalam periwayatan lain disebutkan kriterianya yaitu ‘ialah golongan yang mengikuti jejakku dan jejak para Shahabatku’. Berdasarkan ini, sebagian orang lalu bikin rombongan, tidak lupa mencantelkan nama kelompoknya dengan kata ‘al-jamaah’ atau juga sebutan untuk para sahabat Rasulullah, yaitu ulama salafi/terdahulu, maka bermunculan organisasi dengan nama ‘Jamaah anu’, atau juga ‘Jamaah Salafiyah’. Tujuannya tentu saja agar termasuk 1 kelompok yang disebut Rasulullah bakalan masuk surga.  Karena hadits tersebut menyatakan kelompok yang berada diluar ‘al-jamaah’ tersebut dikatakan tidak akan masuk surga, maka anggota organisasi ini punya landasan dalil untuk mengkafirkan dan menyatakan pihak diluar kelompok mereka sudah tersesat. Cuma karena kelompok yang mengidentifikasikan dirinya sebagai ‘ahli surga’ ini tidak satu, maka antara sesama ‘pewaris surga’ juga mengkafirkan pewaris surga yang lain, jadilah dagelan besar di dunia Islam..

Continue reading

Advertisements