Allah memiliki wajah, yang penting jangan berantem..

Ayat Al-Qur’an yang menyatakan bentuk antropomorfisme dari Allah sudah menjadi perdebatan sengit dari jaman dahulu, terutama antara kelompok Mu’tazilah dan Asy’ariyah. Kita bisa menemukan pernyataan Al-Qur’an bahwa Allah memiliki al-‘ain (telinga), al-wajh (wajah), dan al-yad (tangan) disamping juga Dia dikatakan al-istiwa(bersemayam) diatas ‘arsy. Kaum Asy’ariyah mengartikan penjelasan ini apa adanya namun dengan ketentuan ‘tidak diketahui bagaimana’ (bila kaifa), maksudnya mereka menerima bahwa Allah mempunyai wajah, tangan, dan bersemayam diatas ‘arsy, namun jangan berpikiran bagaimana bentuknya, memperbandingkan dengan wajah, tangan, telinga yang terdapat pada makhluk, juga jangan membayangkan posisi Allah bersemayam dengan membandingkan seorang raja bersemayam di singgasananya.

Continue reading

Advertisements